
Malang, 25 September 2025 – Evita Reyssa Aqila Al Gandhi, seorang mahasiswi Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, kembali menunjukkan bahwa prestasi seorang mahasiswa tidak hanya terbatas di ruang kuliah. Pada yudisium IV yang berlangsung pada Rabu, 24 September 2025, Evita tidak hanya menyelesaikan studinya, tetapi juga membawa pulang segudang pencapaian non-akademik yang membanggakan.
Dalam perjalanan studinya, Evita tercatat telah meraih prestasi di berbagai kompetisi, dengan total 8 kali kemenangan dalam berbagai lomba. Selain itu, ia juga telah menghasilkan sebuah karya intelektual yang diakui secara nasional berupa 1 Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Prestasi ini mengukuhkan dirinya sebagai mahasiswi yang aktif, kreatif, dan mampu mengaplikasikan ilmunya di dunia nyata.

Namun, kontribusi Evita yang paling konkret dan berdampak langsung bagi masyarakat adalah penciptaan SIKARBO (Sistem Informasi Kearsipan Bagian Organisasi). Sistem informasi ini merupakan hasil dari pemikiran dan pengembangan yang dilakukannya untuk menjawab kebutuhan dalam bidang kearsipan.
Yang membanggakan, SIKARBO tidak hanya berhenti sebagai sebuah konsep atau tugas akademik semata. Sistem tersebut telah diserahkan secara resmi kepada Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Malang. Penyerahan ini berarti karya Evita akan digunakan secara nyata untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan arsip di lingkungan pemerintah kota.
“Dengan adanya SIKARBO, diharapkan proses kearsipan di Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Malang menjadi lebih terstruktur, digital, dan mudah diakses. Ini adalah bentuk pengabdian saya sebagai mahasiswa untuk berkontribusi pada dunia kearsipan,” ujar Evita, menjelaskan tujuan dari karyanya.





