MALANG – Kepala Program Studi (Kaprodi) Manajemen Pendidikan Islam (MPI) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menghadiri agenda strategis nasional yang diselenggarakan oleh Asosiasi Program Studi Manajemen/Administrasi Pendidikan Indonesia (APMAPI). Kegiatan yang berlangsung di Meeting Room FIP Universitas Negeri Malang ini merupakan langkah penting dalam merespons dinamika penjaminan mutu perguruan tinggi di Indonesia.
Acara bertajuk “Workshop Rekonstruksi Kurikulum AP/MP/MPI dan CPL Berbasis Kurikulum OBE” ini dilaksanakan selama dua hari, yakni pada 17–18 April 2026. Kehadiran Kaprodi MPI UIN Malang sebagai peserta luring bertujuan untuk memastikan kurikulum prodi tetap relevan dengan regulasi terbaru, khususnya Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025.

Acara dibuka secara resmi oleh Dekan FIP Universitas Negeri Malang, Dr. H.A. Yusuf Sobri, S.Sos, M.Pd, dan dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan pusat APMAPI, termasuk Ketua Umum Prof. Dr. H. Imron Arifin, M.Pd, serta Sekretaris Jenderal Prof. Dr. H. Suryadi.
Sebagai salah satu utusan luring, kehadiran Prodi MPI UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menunjukkan komitmen institusi dalam menyelaraskan kompetensi mahasiswa dengan standar nasional terbaru. Partisipasi ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi pengembangan kurikulum internal prodi yang lebih adaptif dan kompetitif.

Fokus pada Standarisasi Lulusan
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kaprodi terlibat aktif dalam Focus Group Discussion (FGD) yang membahas secara mendalam mengenai Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) untuk jenjang S1, S2, dan S3. Beberapa poin utama yang dibahas meliputi:
- Penyikapan Regulasi: Analisis implementasi Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 tentang Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi.
- Rekonstruksi Kurikulum: Penyesuaian struktur kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) untuk memperkuat kompetensi lulusan.
- Sinkronisasi Nasional: Kolaborasi antar-Kaprodi pengelola program studi Manajemen Pendidikan se-Indonesia untuk menyepakati standar kompetensi yang seragam.
Sinergi Antar-Lembaga
Selain sesi diskusi teknis, agenda ini juga menjadi wadah silaturahmi akademik bagi utusan dari berbagai perguruan tinggi seperti Universitas Negeri Surabaya, UIN Sunan Ampel, dan Universitas Brawijaya. Pertemuan ini dibuka oleh Dekan FIP UM, Dr. H.A. Yusuf Sobri, S.Sos, M.Pd, dan dipandu oleh jajaran pengurus pusat APMAPI, termasuk Prof. Dr. H. Imron Arifin, M.Pd.
Melalui partisipasi aktif Kaprodi MPI dalam forum ini, diharapkan hasil rumusan FGD dapat segera diintegrasikan ke dalam pengembangan kurikulum di lingkungan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, guna mencetak lulusan yang unggul dan kompetitif di era transformasi digital pendidikan.